Pendaftaran Program Tahsin, Tahfidz dan Qiro’ah UKM Ilmu Al Qur’an UNS

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Qur’an Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali membuka kelas tahsin, tahfidz dan qiro’ah untuk mahasiswa UNS. Pendaftaran on desk akan dimulai pada tanggal 22 -25 September 2014.

1. Program Membaca Al-Qur’an

a. Kelas Pemula
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum bisa membaca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

b. Kelas Menengah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum lancar dalam membaca alquran. Setelah ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

c. Kelas Tahsin
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang sudah lancar membaca alquran namun belum paham benar kaedah tajwid. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan benar sesuai kaedah tajwid.

2. Program Menghafal SETIA (Sehari Tiga Ayat)

a. Kelas A
program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya sudah bagus. pada kelas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut.

b. Kelas B
Program menghafal alquran sehari 3 hari menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya belum begitu bagus namun ingin menghafal alquran. Pada kalas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut sembari diajarkan tahsin secara bertahap.

c. Kelas C (khusus putra)
Program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang tidak dapat mengikuti pertemuan mingguan.

3. Program Qiro’ah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin belajar seni baca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran secara mujawwad dan dapat mengetahui pola serta variasi lagu-lagu qiro’ah.

# Waktu Pendaftaran
22-25 September 2014 | Pukul 15.30-19.00 WIB
di Masjid Nurul Huda Islamic Centre UNS

# Jadwal KBM
– Jum’at Sore (16.00 – 18.00 WIB)
– Sabtu pagi (08.00 – 10.00 WIB)
– Sabtu Pagi (10 – 12.00 WIB)
– Sabtu Siang (13.00 – 15.00 WIB) * khusus Qiro’ah

# Investasi
– Program Membaca Al-Qur’an Rp 100.000,-
– Program Menghafal Al-Qur’an
Kelas A & B Rp 100.000,-
Kelas C Rp 50.000,-
– Program Qiro’ah Rp 50.000,-

# Fasilitas
– Buku Pegangan
– Upgrading
– Ilmu
– Sertifikat

#Informasi
– Putra 0858-7919-8709
– Putri 0821-3760-5093

” Orang yang mahir membaca al-Qur’an, maka ia bersama para malaikat yang mulia lagi diberkati. Adapun orang yang membaca dengan terbata-bata lagi susah payah, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Qur’an Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali membuka kelas tahsin, tahfidz dan qiro’ah untuk mahasiswa UNS. Pendaftaran on desk akan dimulai pada tanggal 22 -25 September 2014.

1. Program Membaca Al-Qur’an

a. Kelas Pemula
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum bisa membaca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

b. Kelas Menengah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum lancar dalam membaca alquran. Setelah ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

c. Kelas Tahsin
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang sudah lancar membaca alquran namun belum paham benar kaedah tajwid. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan benar sesuai kaedah tajwid.

2. Program Menghafal SETIA (Sehari Tiga Ayat)

a. Kelas A
program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya sudah bagus. pada kelas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut.

b. Kelas B
Program menghafal alquran sehari 3 hari menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya belum begitu bagus namun ingin menghafal alquran. Pada kalas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut sembari diajarkan tahsin secara bertahap.

c. Kelas C (khusus putra)
Program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang tidak dapat mengikuti pertemuan mingguan.

3. Program Qiro’ah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin belajar seni baca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran secara mujawwad dan dapat mengetahui pola serta variasi lagu-lagu qiro’ah.

# Waktu Pendaftaran
22-25 September 2014 | Pukul 15.30-19.00 WIB
di Masjid Nurul Huda Islamic Centre UNS

# Jadwal KBM
– Jum’at Sore (16.00 – 18.00 WIB)
– Sabtu pagi (08.00 – 10.00 WIB)
– Sabtu Pagi (10 – 12.00 WIB)
– Sabtu Siang (13.00 – 15.00 WIB) * khusus Qiro’ah

# Investasi
– Program Membaca Al-Qur’an Rp 100.000,-
– Program Menghafal Al-Qur’an
Kelas A & B Rp 100.000,-
Kelas C Rp 50.000,-
– Program Qiro’ah Rp 50.000,-

# Fasilitas
– Buku Pegangan
– Upgrading
– Ilmu
– Sertifikat

#Informasi
– Putra 0858-7919-8709
– Putri 0821-3760-5093

” Orang yang mahir membaca al-Qur’an, maka ia bersama para malaikat yang mulia lagi diberkati. Adapun orang yang membaca dengan terbata-bata lagi susah payah, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Share

Mudah Menghafal Quran dengan Rajin Baca!

Mengapa kita lancar sekali membaca Al Faatihah? Salah satu jawabannya adalah karena, dengan izin Allah, kita sering membacanya. Begitu pun seyogyanya logikanya untuk surat-surat lainnya dalam Al Quran.

Mari berhitung. Seseorang baligh di umur 10 tahun dan memulai shalat umur tersebut. Kini ia berumur 20 tahun. Jika kita menghitung jumlah Al Faatihah yang ia baca dalam shalat wajib saja, maka akan didapat angka 62.050. Gimana nggak nempel nih al Faatihah? Banget-banget nempelnya.

Itu baru perhitungan shalat wajib 17 rakaat sehari semalam. Baru yang fardhu saja. Bagaimana jika ia rajin shalat sunnah? Bisa tembus 100.000 kali. Itu pun jika umurnya 20. Bagaimana jika umurnya 40? 186.150 kali. Itu udah dipotong masa mulai baligh alias umur 10 tahun ke bawah dianggap tidak pernah baca sama sekali. Padahal kan nggak gitu. Seseorang yang di bawah 10 tahun pun banyak sekali yang sudah bisa membaca Al Faatihah.

Jika mengacu pada teori Al Faatihah, menghafal Quran itu memang mudah. Bahkan “gak usah” keringetan dan ngotot ngafal. Baca aja yang banyak, berulang-ulang. Insya Allah hafal dengan sendirinya.

Untuk permulaan, coba sebaris baca 40 kali. Dibuat santai bacanya sambil liat-liat artinya. Buka juga tafsirnya. Beli juga kitab tafsir terjemahan. Baca banyak berulang-ulang. Entar tahu-tahu hafal sendiri.

Benar-benar dibuat santai. Tidak perlu seperti kejar setoran. Coba nikmati. Bisa membaca dan boleh membaca saja sudah menjadi suatu kenikmatan tersendiri. Anggap aktivitas ini seperti mengumpulkan sesuatu yang lebih besar dan lebih mahal dari emas.

Tiap huruf berpahala 10 kali, 700 kali, hingga tak terhingga. Setiap hurufnya menjelma jadi banyak hal dari kenikmatan dunia akhirat.

Bayangkan jika kita baca per baris 40 kali. Berapa huruf yang dibaca? Sebaris bisa 50 huruf. Jika dikali 700? Dikali 40? Wow…

Supaya hafal, selain baca tartil halaman per halaman, juz demi juz, coba deh ikutin cara ini, hingga wafat dalam keadaan haafidz, insya Allah. Aamiin..

Sumber: http://yusufmansur.com/

Share

UKM Ilmu Al Quran resmi dilantik Rektor UNS

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS resmi melantik pengurus dan badan organisasi intra kampus, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Qur’an (IQ). disingkat UKM-IQ di masjid Nurul Huda Islamic Center UNS, Jum’at (14/3/2014).

Berdasarkan SK Rektor No. 129/ UN27/ KM/ 2014 pada tanggal 13 Februari 2014. berdirinya UKM IQ atas inisiatif dari Rektor, yang sebelumnya Gerakan Mahasiswa Menghafal Al-Qur’an (GEMMA) menjadi cikal bakal berdirinya UKM-IQ tersebut.

Dalam pelantikan ini, Rektor UNS menyampaikan, “Tanggal 14 Maret 2014 merupakan hari dilantiknya satu UKM baru bernama UKM Ilmu Al-Qur’an. UKM ini adalah UKM yang ke-29 ditingkat Universitas Sebelas Maret. Kita perlu bangga dengan adannya UKM ini, dengan UKM inilah mahasiswa dapat lebih dekat dengan Al-Qur’an,” kata Rektor, seperti dilaporkan Kabid Humas UKM-IQ, Ihsan al Fida kepada redaksi Ahad (16/3/2014).

Pada kesempatan itu juga Prof. Ravik mengutarakan, “Dalam mencapai kejayaan Islam kita perlu mempersiapkan diri yaitu dengan berbekal Al-Qur’an dan Ilmu yang telah kita pelajari. Tahun 2030-2040 diperkirakan, Asia akan menguasai peradaban, tahun ini adalah tahun-tahun kalian nanti, kelak di tahun ini kalian sudah harus menjadi orang yang berperan di negeri ini. Tahun 2045 adalah sebutan untuk Indonesia Emas, atau seratus tahun Indonesia merdeka, di tahun inilah peradaban dan kejayaan Timur akan lahir. Bagaimana menyongsong masa peradaban itu? Sudah pasti dengan kita berpegang pada Al-Qur’an. Selain kita belajar Al-Qur’an dan memahaminya, kita juga harus berakhlaqul karimah terhadap sekitar kita. Mari kita persiapkan diri, menghafal Al-Qur’an, dan memiliki kompetensi ilmu yang bagus, agar kita sejahtera lahir dan batin, sejahtera dunia dan akhirat. Kejayaan Islam, kejayaan Indonesia. Jadikan UKM Ilmu Qur’an ini sebagai tempat belajar, tempat mempersiapkan diri untuk menyongsong peradaban dan kejayaan Islam dimasa depan.”

Share

5 Tips Menghafal Al Quran dari Syaikh Al Ghamidi

Imam tamu Masjid Nabawi sekaligus qari’ internasional, Syaikh Sa’ad Al Ghamidi memberikan lima tips yang harus diperhatikan bagi penghafal Al Quran. Tips tersebut harus diperhatikan, khususnya bagi orang yang sama sekali tak bisa berbahasa Arab. Dikutip dari Republika, berikut kelima tips tersebut:

Pertama, harus mempunyai tujuan yang jelas. “Teman-teman Indonesia harus memiliki tujuan yang jelas, apa tujuan antum menghafal Al Quran,” kata beliau.

Kedua, ujar Sa’ad, harus ada lembaga yang menyelenggarakan program menghafal Al Quran. Lembaga ini berfungsi untuk mengkoordinasi mereka yang ingin menghafal Al Quran agar nantinya tidak patah dan berhenti di tengah jalan.

Ketiga, harus ada metode yang digunakan dan tak asal begitu saja. Jika memang ingin sungguh-sungguh, maka mesti ada metode yang dipakai. “Metode yang digunakan harus efektif dan bisa digunakan bagi seluruh kalangan. Sebab, kemampuan masing-masing orang dalam menghafal berbeda-beda. Ada yang bisa menghafal satu halaman per hari, namun ada juga yang hanya bisa menghafal satu ayat saja per hari,” jelasnya.

Keempat, harus ada mu’allim (guru) yang menjadi rujukan dan mempunyai kemampuan membaca Al Quran dengan baik dan benar. “Jadi mu’allim harus dilihat juga, apakah bacaannya fasih? Apakah hafalan Al Qurannya baik? Apakah dia bisa menjadi qudwah (tauladan) dari kepribadian dan akhlaknya? Jadi memang diperlukan seleksi yang ketat dalam menentukan mu’allim itu,” jelas Syaikh.

Kelima, harus ada follow-up setelah menyelesaikan hafalan Al Quran. Jadi, mereka yang telah merampungkan hafalan Al Quran mereka tidak dibiarkan begitu saja. “Bagi sebahagian madrasah Tahfidz Al Quran hanya menfokuskan santrinya bagaimana mencetak para hafiz Quran. Namun yang tak kalah pentingnya, apa yang akan mereka lakukan setelah mereka menjadi hafiz Quran?” jelas beliau lagi.

Mengulang dan Berkelanjutan

Lupa menjadi kendala terbesar bagi para penghafal Al Quran. Biasanya, para penghafal tidak sabar dan ingin segera mengkhatamkan bacaannya dan kadang terlalu terburu-buru. Sehingga ayat yang telah mereka hafal tidak sempurna dan menjadi cepat lupa.

Syaikh Sa’ad Al Ghamidi menjelaskan, kunci utama dalam menghafal Al Quran adalah terus mengulang hafalan. Ini yang terus dilakukannya walau pun telah selesai menamatkan Al Quran 30 juz.

“(Penghafal Al Quran) harus senantiasa dengan dua hal, tikrar (mengulang) dan istimrar (berkelanjutan). Ia harus terus mengulang hafalan yang telah dihafalnya dan melanjutkan hafalan barunya,” jelas Syaikh.

Share