Subhanallah… Presiden Turki Erdogan Baca Quran

Bagaimana Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan ketika membaca Al Qur’an ?

Subhanallah, silahkan lihat VIDEO nya disini. Seperti inilah seharusnya seorang presiden, bacaan Al Qur’annya baik dan benar. Silahkan di SHARE.

[youtube height=”320″ width=”510″]http://www.youtube.com/watch?v=Xemcod4mL6I[/youtube]

Share

Al-Qur’an Mendahului Sains Modern

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (Fushilat (41): 53).

A.   Al-Qur’an Kitab Hidayah

Tanya: Untuk apa Allah swt menurunkan Al-Qur’an?

Jawab: Allah swt menurunkan Al-Qur’an untuk menjadi petunjuk bagi manusia. Al-Qur’an adalah kitab petunjuk, bukan kitab kedokteran atau teknik, bukan kitab astronomi atau kimia yang menghimpun berbagai informasi ilmiah ilmu-ilmu tersebut. Sekali lagi ia hanya kitab hidayah ilahi bagi perilaku manusia.

B.    Al-Qur’an Turun dengan Ilmu Allah swt

Tanya: Kalau begitu apa maksud ungkapan “Al-Qur’an mendahului sains modern?”

Jawab: Artinya, ketika Al-Qur’an berbicara tentang manusia, tumbuhan, atau makhluk lain, ia pasti berbicara tentang hakikatnya. Manusia baru mengetahuinya setelah sains dan peralatan-peralatan canggih digunakan untuk melakukan berbagai penelitian ilmiah. Itulah makna Al-Qur’an mendahului sains modern sekaligus sebagai bukti baru mukjizat Al-Qur’an di masa kemajuan teknologi yang semakin menegaskan bahwa ia adalah kalamullah yang tidak sedikitpun mengandung kesalahan.

C.   Sesaknya Dada

Tanya: Apa contoh masalah ini?

Jawab: Contoh-contoh cukup banyak, di antaranya penemuan para pilot tentang semakin sesaknya dada mereka setiap kali mereka menambah ketinggian di udara sampai-sampai mereka merasa tercekik karena tak mampu bernafas akibat semakin berkurangnya kadar oksigen. Realita ini belum diketahui sebelumnya, orang menganggap bahwa udara tersedia sampai ke planet-planet dan bintang-bintang yang ada di langit. Sedangkan Al-Qur’an telah mengungkap hakikat ini sejak empat belas abad lebih. Allah swt. berfirman:

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (Al-An’am (6): 125).

Maksudnya: Barangsiapa berhak disesatkan Allah swt karena amal-amalnya yang buruk dan permusuhannya terhadap Islam, maka Allah swt. menjadikan dadanya sempit bila mendengar mauizhah (nasihat) yang mengingatkannya tentang kebenaran Islam seperti sempitnya dada orang yang naik ke langit. Hal ini tidak diketahui manusia yang tidak beriman sebelum mereka menggunakan pesawat terbang. Lalu apakah Nabi Muhammad saw. memiliki pesawat khusus untuk menyampaikan informasi ini? Atau apakah yang disampaikan semata wahyu yang berasal dari ilmu Allah swt?!

D.   Informasi tentang Pusat Perasa di Kulit

Tanya: Adakah contoh yang lain?

Jawab: Ya, kita ambil contoh dari susunan tubuh manusia. Dulu orang percaya bahwa saraf perasa terdapat di seluruh tubuh dengan kepekaan yang sama. Namun ilmu pengetahuan modern mengungkap kekeliruan ini, ternyata pusat kepekaan terhadap rasa sakit dan lainnya terletak pada kulit di mana jarum suntik hanya terasa sakit pada kulit. Al-Qur’an menyebutkan hakikat ini sebelum penemuan para ahli.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (An-Nisa (4): 56).

Maksudnya: Perasaan sakit menerima azab terpusat pada kulit mereka dan apabila kulit itu telah hangus matang mereka tidak merasakan azab lagi. Oleh karenanya, Allah swt. Yang Maha Mengetahui ciptaan-Nya menggantinya dengan kulit yang baru agar mereka tetap merasakan azab.

Apakah Muhammad saw memiliki alat-alat bedah khusus untuk mengetahui informasi ini? Atau apakah ini hanyalah bukti bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan dengan ilmu-Nya? Maha Benar Allah swt. yang telah berfirman:

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (Fushilat (41): 53).

Kesimpulan

  • Al-Qur’an mengandung informasi yang baru terungkap kebenarannya setelah berabad-abad lamanya seiring kemajuan ilmu pengetahuan.
  • Di antaranya informasi Al-Qur’an tentang sesaknya dada orang yang menjelajah langit, dan pusat rasa yang ada di kulit. Ilmu pengetahuan abad dua puluh kemudian membenarkan informasi Al-Qur’an ini.

Kebenaran ini sebagai bukti bahwa Al-Qur’an semata-mata wahyu Allah swt. kepada Rasul-Nya Muhammad saw. Allahu a’lam

(dakwatuna.com)

Share

Pendaftaran Program Tahsin, Tahfidz dan Qiro’ah UKM Ilmu Al Qur’an UNS

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Qur’an Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali membuka kelas tahsin, tahfidz dan qiro’ah untuk mahasiswa UNS. Pendaftaran on desk akan dimulai pada tanggal 22 -25 September 2014.

1. Program Membaca Al-Qur’an

a. Kelas Pemula
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum bisa membaca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

b. Kelas Menengah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum lancar dalam membaca alquran. Setelah ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

c. Kelas Tahsin
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang sudah lancar membaca alquran namun belum paham benar kaedah tajwid. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan benar sesuai kaedah tajwid.

2. Program Menghafal SETIA (Sehari Tiga Ayat)

a. Kelas A
program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya sudah bagus. pada kelas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut.

b. Kelas B
Program menghafal alquran sehari 3 hari menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya belum begitu bagus namun ingin menghafal alquran. Pada kalas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut sembari diajarkan tahsin secara bertahap.

c. Kelas C (khusus putra)
Program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang tidak dapat mengikuti pertemuan mingguan.

3. Program Qiro’ah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin belajar seni baca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran secara mujawwad dan dapat mengetahui pola serta variasi lagu-lagu qiro’ah.

# Waktu Pendaftaran
22-25 September 2014 | Pukul 15.30-19.00 WIB
di Masjid Nurul Huda Islamic Centre UNS

# Jadwal KBM
– Jum’at Sore (16.00 – 18.00 WIB)
– Sabtu pagi (08.00 – 10.00 WIB)
– Sabtu Pagi (10 – 12.00 WIB)
– Sabtu Siang (13.00 – 15.00 WIB) * khusus Qiro’ah

# Investasi
– Program Membaca Al-Qur’an Rp 100.000,-
– Program Menghafal Al-Qur’an
Kelas A & B Rp 100.000,-
Kelas C Rp 50.000,-
– Program Qiro’ah Rp 50.000,-

# Fasilitas
– Buku Pegangan
– Upgrading
– Ilmu
– Sertifikat

#Informasi
– Putra 0858-7919-8709
– Putri 0821-3760-5093

” Orang yang mahir membaca al-Qur’an, maka ia bersama para malaikat yang mulia lagi diberkati. Adapun orang yang membaca dengan terbata-bata lagi susah payah, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Al Qur’an Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali membuka kelas tahsin, tahfidz dan qiro’ah untuk mahasiswa UNS. Pendaftaran on desk akan dimulai pada tanggal 22 -25 September 2014.

1. Program Membaca Al-Qur’an

a. Kelas Pemula
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum bisa membaca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

b. Kelas Menengah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang belum lancar dalam membaca alquran. Setelah ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan lancar.

c. Kelas Tahsin
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang sudah lancar membaca alquran namun belum paham benar kaedah tajwid. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran dengan benar sesuai kaedah tajwid.

2. Program Menghafal SETIA (Sehari Tiga Ayat)

a. Kelas A
program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya sudah bagus. pada kelas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut.

b. Kelas B
Program menghafal alquran sehari 3 hari menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang bacaan tahsin qurannya belum begitu bagus namun ingin menghafal alquran. Pada kalas ini juga akan diadakan pertemuan rutin mingguan untuk menyetorkan hafalan yang telah dilaporkan pada minggu tersebut sembari diajarkan tahsin secara bertahap.

c. Kelas C (khusus putra)
Program menghafal alquran sehari 3 ayat menggunakan media whatsapp/sms. Kelas ini dibuka untuk mahasiswa yang tidak dapat mengikuti pertemuan mingguan.

3. Program Qiro’ah
Diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin belajar seni baca alquran. Setelah mengikuti program ini diharapkan peserta dapat membaca alquran secara mujawwad dan dapat mengetahui pola serta variasi lagu-lagu qiro’ah.

# Waktu Pendaftaran
22-25 September 2014 | Pukul 15.30-19.00 WIB
di Masjid Nurul Huda Islamic Centre UNS

# Jadwal KBM
– Jum’at Sore (16.00 – 18.00 WIB)
– Sabtu pagi (08.00 – 10.00 WIB)
– Sabtu Pagi (10 – 12.00 WIB)
– Sabtu Siang (13.00 – 15.00 WIB) * khusus Qiro’ah

# Investasi
– Program Membaca Al-Qur’an Rp 100.000,-
– Program Menghafal Al-Qur’an
Kelas A & B Rp 100.000,-
Kelas C Rp 50.000,-
– Program Qiro’ah Rp 50.000,-

# Fasilitas
– Buku Pegangan
– Upgrading
– Ilmu
– Sertifikat

#Informasi
– Putra 0858-7919-8709
– Putri 0821-3760-5093

” Orang yang mahir membaca al-Qur’an, maka ia bersama para malaikat yang mulia lagi diberkati. Adapun orang yang membaca dengan terbata-bata lagi susah payah, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Share

Mudah Menghafal Quran dengan Rajin Baca!

Mengapa kita lancar sekali membaca Al Faatihah? Salah satu jawabannya adalah karena, dengan izin Allah, kita sering membacanya. Begitu pun seyogyanya logikanya untuk surat-surat lainnya dalam Al Quran.

Mari berhitung. Seseorang baligh di umur 10 tahun dan memulai shalat umur tersebut. Kini ia berumur 20 tahun. Jika kita menghitung jumlah Al Faatihah yang ia baca dalam shalat wajib saja, maka akan didapat angka 62.050. Gimana nggak nempel nih al Faatihah? Banget-banget nempelnya.

Itu baru perhitungan shalat wajib 17 rakaat sehari semalam. Baru yang fardhu saja. Bagaimana jika ia rajin shalat sunnah? Bisa tembus 100.000 kali. Itu pun jika umurnya 20. Bagaimana jika umurnya 40? 186.150 kali. Itu udah dipotong masa mulai baligh alias umur 10 tahun ke bawah dianggap tidak pernah baca sama sekali. Padahal kan nggak gitu. Seseorang yang di bawah 10 tahun pun banyak sekali yang sudah bisa membaca Al Faatihah.

Jika mengacu pada teori Al Faatihah, menghafal Quran itu memang mudah. Bahkan “gak usah” keringetan dan ngotot ngafal. Baca aja yang banyak, berulang-ulang. Insya Allah hafal dengan sendirinya.

Untuk permulaan, coba sebaris baca 40 kali. Dibuat santai bacanya sambil liat-liat artinya. Buka juga tafsirnya. Beli juga kitab tafsir terjemahan. Baca banyak berulang-ulang. Entar tahu-tahu hafal sendiri.

Benar-benar dibuat santai. Tidak perlu seperti kejar setoran. Coba nikmati. Bisa membaca dan boleh membaca saja sudah menjadi suatu kenikmatan tersendiri. Anggap aktivitas ini seperti mengumpulkan sesuatu yang lebih besar dan lebih mahal dari emas.

Tiap huruf berpahala 10 kali, 700 kali, hingga tak terhingga. Setiap hurufnya menjelma jadi banyak hal dari kenikmatan dunia akhirat.

Bayangkan jika kita baca per baris 40 kali. Berapa huruf yang dibaca? Sebaris bisa 50 huruf. Jika dikali 700? Dikali 40? Wow…

Supaya hafal, selain baca tartil halaman per halaman, juz demi juz, coba deh ikutin cara ini, hingga wafat dalam keadaan haafidz, insya Allah. Aamiin..

Sumber: http://yusufmansur.com/

Share