CAMPING QUR’AN 2017

Selasa, 11 April 2017

بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمت الله وبركاته

 

Generasi Qur’an, Generasi Kejayaan Islam.

Berawal dari sebuah harapan terciptanya UNS yang Qur’ani, maka pada bulan maret 2017 UKM Ilmu Al Qur’an kembali menghadirkan serangkaian acara yang dikenal dengan Camping Qur’an. Agenda yang tercipta atas kerja sama dari pihak Takmir Masjid Nurul Huda UNS dan Jaringan Rumah Qur’an Haramain ini bertujuan memfasilitasi bagi siapa saja yang ingin memperbaiki bacaan, memperbagus bacaan, muraja’ah hafalan, maupun Ziyadah 30 Juz Al Qur’an.

Kegiatan yang dibuka di ruang Seminar Nurul Huda Islamic Centre pada jum’at (24/3) ini diikuti dengan antusias oleh peserta yang hadir, baik itu dari kalangan mahasiswa UNS maupun masyarakat umum, hal tersebut dapat dilihat dari jumlah peserta yang memenuhi ruangan. Selepas acara pembukaan dan sambutan-sambutan serta sedikit tausiyah, acara dilanjutkan dengan kegiatan utama di keesokan harinya, yaitu Halaqah Qur’an dan materi oleh Ustadz Rudi Hartanto dan Ustadz Istihtisan Arif. Acara Halaqah Qur’an dilaksanakan hingga hari Ahad (26/3) sampai akhirnya pada penutupan Camping Qur’an pada pukul 13.00 WIB.

Camping Qur’an 2017

Selain itu, dalam acara materi oleh Ustadz Rudi Hartanto beliau menerangkan, “Barang siapa yang sudah menghafal Al Qur’an dan kemudian melupakannya dengan sengaja maka ia akan sangat merugi. Hafalan harus diikat dengan muraja’ah. Minimal sekali sepersepuluh dari yang sudah kita hafal.”

Beliau menambahkan, “Membaca setiap hari 5 juz itu standar. Jangan kurang dari itu, kalau kurang dari itu 1 juz paling tidak. One day one juz. Kadang masih perlu pembiasaan yang luar biasa, tapi selama masih bisa berusaha dan selalu ada tempat untuk meminta, apa yang tidak mungkin? Berjalanlah meski pelan. Kau menuju-Nya, bukan mengejar mereka yang memulai terlebih dahulu. Titik penting ada pada sebuah akhir.” (AR/IQ)